Doa Petang Hari Lengkap: Kumpulan Doa dan Zikir Setelah Ashar Beserta Arab, Latin, Terjemah, Keutamaan, dan Dalilnya
Oleh: Ashabussalam.Online Label: Doa Harian Referensi: Al-Qur'an, Hadits Shahih, Kitab-kitab Ulama Muktabar
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pendahuluan
Jika doa pagi adalah pembuka hari yang penuh berkah, maka doa petang adalah penutup hari yang penuh perlindungan.
Setiap sore, ketika matahari mulai condong ke barat dan langit berubah warna, Allah membuka pintu istimewa bagi hamba-Nya yang mau berhenti sejenak dari kesibukan dunia untuk mengingat-Nya.
Allah berfirman:
وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ
"Dan bertasbihlah memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam." (QS. Qaf: 39)
Imam Ibnul Qayyim dalam Al-Wabilush Shayyib (hal. 195) berkata:
"Waktu petang adalah waktu yang sangat istimewa. Di waktu inilah malaikat siang naik membawa amal-amal manusia, dan malaikat malam turun membawa tugas baru. Seorang hamba yang mengisi pergantian waktu ini dengan zikir dan doa petang, ia seperti mengantarkan malaikat siang dengan bekal yang indah dan menyambut malaikat malam dengan persiapan yang baik."
Rasulullah ﷺ bersabda tentang waktu petang:
يَتَعَاقَبُ فِيكُمْ مَلاَئِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلاَئِكَةٌ بِالنَّهَارِ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلاَةِ الفَجْرِ وَصَلاَةِ العَصْرِ
"Malaikat-malaikat malam dan siang silih berganti pada kalian. Mereka berkumpul pada waktu sholat Subuh dan sholat Ashar." (HR. Bukhari No. 555, Muslim No. 632 — Shahih)
Waktu Pelaksanaan Doa Petang
Para ulama berbeda pendapat, namun yang paling kuat adalah:
Dimulai: Setelah sholat Ashar Berakhir: Saat matahari terbenam (Maghrib)
Imam Ibnu Baz dalam Majmu' Fatawa (Jilid 26, hal. 92):
"Waktu petang adalah dari setelah sholat Ashar hingga terbenamnya matahari. Inilah waktu yang paling utama untuk mengamalkan doa dan zikir petang."
Kumpulan Doa dan Zikir Petang
Doa 1: Doa Memasuki Waktu Petang
Arab: أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا. رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ. رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Latin: Amsaynaa wa amsal mulku lillaah, walhamdulillaah, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Rabbi as'aluka khaira maa fii haadzihil lailati wa khaira maa ba'dahaa, wa a'uudzubika min syarri maa fii haadzihil lailati wa syarri maa ba'dahaa. Rabbi a'uudzubika minal kasali wa suu'il kibari. Rabbi a'uudzubika min 'adzaabin fin naari wa 'adzaabin fil qabri.
Terjemahan: "Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah. Segala puji hanya bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya seluruh kerajaan dan milik-Nya segala pujian, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan sesudahnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan masa tua. Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka dan azab kubur."
Dalil: (HR. Muslim No. 2723 — Shahih)
Penjelasan Ulama: Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarh Riyadhis Shalihin (Jilid 5, hal. 213):
"Doa petang ini adalah pasangan dari doa pagi. Keduanya membingkai hari seorang Muslim dengan pengakuan bahwa seluruh kerajaan milik Allah, permohonan kebaikan, dan perlindungan dari keburukan. Seseorang yang membaca keduanya setiap hari ibarat membangun pagar pelindung di sekeliling hidupnya."
Doa 2: Sayyidul Istighfar — 1 Kali
Arab: اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzubika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Terjemahan: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu semampu yang aku bisa. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu atas diriku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
Dalil: (HR. Bukhari No. 6306 — Shahih)
Keutamaan Luar Biasa: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkan ini di petang hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal sebelum pagi — maka ia termasuk ahli surga." (HR. Bukhari No. 6306)
Doa 3: Doa Perlindungan dari Bahaya — 3 Kali
Arab: بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin: Bismillaahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul 'aliim
Terjemahan: "Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat memberi bahaya bersama nama-Nya, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Dibaca: 3 kali
Dalil: (HR. Abu Dawud No. 5088, Tirmidzi No. 3388 — Shahih)
Kisah Nyata: Aban bin Utsman radhiyallahu 'anhu pernah terkena lumpuh pada suatu hari. Ia berkata: "Pada hari itu aku lupa membaca doa ini. Siapapun yang membacanya tiga kali di pagi dan petang, tidak ada sesuatupun yang akan membahayakannya." (HR. Abu Dawud — Shahih)
Doa 4: Doa Perlindungan dari Keburukan Makhluk — 3 Kali
Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Latin: A'uudzubi kalimatilaahit taammaati min syarri maa khalaq
Terjemahan: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan semua makhluk yang Dia ciptakan."
Dibaca: 3 kali
Dalil: (HR. Muslim No. 2709 — Shahih)
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang singgah di suatu tempat lalu mengucapkan doa ini, maka tidak ada sesuatupun yang dapat membahayakannya sampai ia meninggalkan tempat itu." (HR. Muslim No. 2709)
Penjelasan Ulama: Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar (hal. 68):
"'Kalimat-kalimat Allah yang sempurna' adalah Al-Qur'an dan seluruh nama-nama Allah. Berlindung dengannya berarti memohon kepada Allah dengan keagungan seluruh kalam dan nama-nama-Nya agar Dia melindungi kita dari segala keburukan."
Doa 5: Doa Memohon Keselamatan — 3 Kali
Arab: اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ، اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ
Latin: Allahumma innii as'alukal 'afwa wal 'aafiyata fid dunyaa wal aakhirah. Allahumma innii as'alukal 'afwa wal 'aafiyata fii diinii wa dunyaaya wa ahlii wa maalii. Allahummastur 'awraatii wa aamin raw'aatii. Allahummahfazhnii min bayni yadayya wa min khalfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii. Wa a'uudzubi'azhamatika an ughtaala min tahtii.
Terjemahan: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu maaf dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu maaf dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan amankanlah ketakutanku. Ya Allah, jagalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan keagungan-Mu agar tidak disambar dari bawahku."
Dalil: (HR. Abu Dawud No. 5074, Ibnu Majah No. 3871 — Shahih)
Penjelasan Ulama: Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari (Jilid 11, hal. 185):
"Doa ini adalah perisai dari enam arah — keenam penjuru yang mungkin datang bahaya. Ini adalah doa yang paling komprehensif dalam memohon perlindungan Allah dari segala arah."
Doa 6: Doa Ridha dengan Allah, Islam, dan Nabi Muhammad ﷺ — 3 Kali
Arab: رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
Latin: Radhiitu billaahi rabban, wa bil islaami diinan, wa bi muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama nabiyyan
Terjemahan: "Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad ﷺ sebagai nabiku."
Dibaca: 3 kali
Dalil: (HR. Abu Dawud No. 5072, Tirmidzi No. 3389 — Shahih)
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkan ini ketika pagi dan ketika petang tiga kali, sungguh Allah berkewajiban memuaskannya pada hari kiamat." (HR. Ahmad, Abu Dawud — Shahih, dikuatkan Al-Albani)
Penjelasan Ulama: Syaikh As-Sa'di dalam Bahjatu Qulubil Abrar (hal. 78):
"Mengucapkan ridha dengan Allah, Islam, dan Nabi Muhammad setiap pagi dan petang adalah pembaruan ikrar keimanan yang paling indah. Dengan mengucapkannya, seseorang seolah berkata kepada Allah: 'Aku tidak mencari selain-Mu sebagai Tuhan, tidak mencari selain Islam sebagai jalan, dan tidak mencari selain Muhammad ﷺ sebagai teladan.'"
Doa 7: Doa Perlindungan untuk Keluarga
Arab: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ
Latin: Allahumma innii as'alukal 'aafiyata fid dunyaa wal aakhirah
Terjemahan: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat."
Dalil: Dari Abbas bin Abdul Muthalib radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Ya Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang aku bisa memohon kepada Allah dengannya." Rasulullah ﷺ menjawab: "Mohonlah al-'afiyah (keselamatan) kepada Allah." (HR. Tirmidzi No. 3514 — Hasan Shahih)
Hikmah: Imam Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma'ad (Jilid 2, hal. 395):
"Al-'afiyah adalah kalimat yang mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat. Ia mencakup kesehatan badan, ketenteraman jiwa, keselamatan agama, dan keamanan dari segala bencana. Tidak heran Rasulullah ﷺ menganjurkannya sebagai doa yang paling utama."
Doa 8: Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir — 33-33-34 Kali
سُبْحَانَ اللهِ — Subhanallah (33x) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ — Alhamdulillah (33x) اَللهُ أَكْبَرُ — Allahu Akbar (34x)
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali setelah setiap sholat — sehingga genap 99 — kemudian melengkapinya dengan: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir — maka diampuni dosanya meskipun sebanyak buih lautan." (HR. Muslim No. 597 — Shahih)
Doa 9: Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas — 3 Kali
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda: "Bacalah Qul huwallahu ahad dan Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) setiap pagi dan petang tiga kali, maka itu cukup bagimu dari segala sesuatu." (HR. Abu Dawud No. 5082 — Hasan Shahih)
Penjelasan Ulama: Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar (hal. 72):
"Tiga surat ini mencakup tauhid rububiyyah (Al-Ikhlas), perlindungan dari kejahatan makhluk di alam fisik (Al-Falaq), dan perlindungan dari kejahatan was-was dan godaan setan (An-Nas). Dengan membacanya, seseorang membentengi dirinya dari seluruh jenis ancaman — dari luar maupun dari dalam."
Doa 10: Istighfar — 100 Kali
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullaaha wa atuubu ilaih
Terjemahan: "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya."
Dibaca: 100 kali
Dalil: (HR. Muslim No. 2702 — Shahih)
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan, dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yang tidak ia sangka-sangka." (HR. Abu Dawud No. 1518 — Shahih)
Urutan Amalan Petang yang Disarankan
Syaikh Sa'id bin Ali Al-Qahtani dalam Hisnul Muslim (hal. 48) menyarankan urutan:
- Selesai sholat Ashar → langsung baca Doa Petang (Amsaynaa...)
- Sayyidul Istighfar — 1x
- Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas — 3x
- Doa perlindungan (Bismillahilladzi...) — 3x
- Doa perlindungan makhluk (A'uudzubi...) — 3x
- Doa keselamatan (Allahumma innii as'aluka...) — 1x
- Ridha dengan Allah, Islam, Nabi — 3x
- Tasbih, Tahmid, Takbir — 33-33-34x
- Istighfar — 100x
Waktu yang dibutuhkan: ±15-20 menit
Kisah: Keberkahan Zikir Petang
Imam Adz-Dzahabi dalam Siyar A'lamin Nubala' (Jilid 8, hal. 243) meriwayatkan bahwa Imam Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah — salah satu ulama terbesar dalam sejarah Islam — tidak pernah melewatkan zikir pagi dan petang sepanjang hidupnya.
Muridnya bertanya: "Wahai Imam, apa rahasia ilmu dan keistiqomahanmu?"
Sufyan menjawab:
"Aku tidak pernah meninggalkan zikir pagi dan petang. Karena aku tahu bahwa malaikat naik ke langit membawa amalan hamba dua kali sehari — di waktu pagi dan petang. Maka aku ingin setiap kali malaikat naik, ia membawa sesuatu yang indah dariku."
Hikmah: Zikir petang bukan sekadar ritual — ia adalah investasi harian yang pahalanya terus mengalir, perlindungannya nyata, dan keberkahannya dirasakan sepanjang malam.
Perbedaan antara Doa Pagi dan Doa Petang
| Aspek | Doa Pagi | Doa Petang |
|---|---|---|
| Waktu | Setelah Subuh — sebelum Dzuhur | Setelah Ashar — sebelum Maghrib |
| Tujuan utama | Membuka hari dengan keberkahan | Menutup hari dengan perlindungan |
| Redaksi khas | "Ashbahnaa..." (Kami memasuki pagi) | "Amsaynaa..." (Kami memasuki petang) |
| Permohonan khas | Kebaikan hari ini | Kebaikan malam ini |
| Sifat | Memulai aktivitas | Mengakhiri aktivitas |
Penutup
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Doa petang adalah hadiah Allah yang menunggu untuk diterima setiap sore. Hanya 15-20 menit — namun di dalamnya tersimpan perlindungan Allah dari segala bahaya, ampunan atas dosa-dosa hari itu, dan keberkahan yang membungkus malam dengan ketenangan.
Imam Ibnul Qayyim menutup pembahasannya tentang zikir petang dalam Al-Wabilush Shayyib (hal. 197) dengan kalimat yang sangat indah:
"Barangsiapa yang menjaga zikir pagi dan petang, ia ibarat seorang pejuang yang setiap hari memakai baju zirah sebelum turun ke medan perang. Dan barangsiapa yang meninggalkannya, ia turun ke medan yang penuh bahaya tanpa pelindung apapun."
Semoga Allah memudahkan kita untuk istiqomah mengamalkan doa petang ini setiap harinya.
آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ 🤲
Daftar Kitab Rujukan
- Al-Wabilush Shayyib — Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah
- Zaadul Ma'ad — Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, Jilid 2
- Hisnul Muslim — Syaikh Sa'id bin Ali bin Wahf Al-Qahtani
- Al-Adzkar — Imam An-Nawawi
- Majmu' Fatawa Ibnu Baz — Imam Abdul Aziz bin Baz, Jilid 26
- Syarh Riyadhis Shalihin — Syaikh Ibnu Utsaimin, Jilid 5
- Fathul Bari — Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani, Jilid 11
- Bahjatu Qulubil Abrar — Syaikh Abdurrahman As-Sa'di
- Siyar A'lamin Nubala' — Imam Adz-Dzahabi, Jilid 8
- Shahih Bukhari — Imam Al-Bukhari
- Shahih Muslim — Imam Muslim
- Sunan Abu Dawud — Imam Abu Dawud
- Sunan Tirmidzi — Imam At-Tirmidzi
- Sunan Ibnu Majah — Imam Ibnu Majah
Ditulis oleh: Ashabussalam Blog: ashabussalam.online Label: Doa Harian Tag: Doa Petang, Zikir Petang, Doa Setelah Ashar, Amalan Petang, Doa Sore Hari, Zikir Sore
Apabila terdapat kekeliruan, kami terbuka untuk koreksi. Semoga menjadi amal jariyah. Barakallahu fiikum.

Komentar
Posting Komentar